Jumat, 03 Februari 2012

Info Harga Beras Hari ini

Pak H. Enceng, pedagang sembako di Pasar Cikurubuk mengatakan, sejak awal hingga akhir Januari lalu harga beras stabil tinggi. Selama itu, harga beras di angka Rp 8000 per kilogram. Lalu di awal bulan ini naik sedikit menjadi Rp 8.200/kg.

"Harga itu merupakan beras standar IR 64 kualitas tiga, sedangkan kualitas dua sekitar Rp 8.500/kg dan kualitas satu Rp 8.600/kg. Untuk yang Rp 8.600/kg berasal dari daerah Galunggung dan Indihiang, sedangkan Rp 8.500/kg berasal dari Singaparna," ujarnya di kiosnya, Kamis (2/2).

Untuk beras yang lebih mahal lagi adalah Setra Ramos yang harganya Rp 9.000-Rp 9.500/kg. Angka ini termasuk paling mahal dengan kualitas terbaik. Namun, sudah beberapa minggu ini stok Setra Ramos sedikit karena tidak ada suplai. "Jadi, kalau daerah lain harga beras hingga Rp 9500/kg, di Tasikmalaya masih belum sampai. Selain karena stok masih cukup, juga karena beras lokal dari Galunggung dan Indihiang sedikit demi sedikit mulai panen sehingga menambah stok," paparnya.

Meski harga mahal, kata H. Enceng daya beli masyarakat masih normal. Dalam sehari, ia menjual 5-10 kwintal atau 3-5 ton per minggu. "Terjaganya harga ini juga karena distribusi Raskin yang lancar, sehingga dapat membantu masyarakat tidak mampu untuk membeli beras," katanya.

Hal senada disampaikan H. Patah, pedagang lain di pasar yang sama bahwa harga beras sedang mahal-mahalnya. Beras jenis IR 64 Rp 8.500-Rp 8.600/kg dan untuk jenis Setra Ramos sudah mencapai Rp 9500/kg.

Untuk bahan pokok lainnya, kata H. Patah tidak semuanya naik.

0 komentar:

Posting Komentar