Jumat, 17 Februari 2012

Produksi Padi Di Jawa Barat Di Prediksi Tinggi

Produksi gabah kering giring (GKG) Jawa Barat pada musim panen awal tahun ini diprediksi mencapai 4,4 juta ton. Angka tersebut berkontribusi sekitar 35 persen untuk total target produksi tahun 2012, sebesar 12,5 juta ton.

“Produksi kumulatif Januari-April Jawa Barat sebesar 4.442.112 ton, luas panen 740.352 hektare,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Jawa Barat, Endang Suhendar, Selasa (14/2).

Dikatakannya, jumlah produksi yang terbilang tinggi awal tahun ini tak terlepas dari pergeseran musim tanam akhir tahun lalu. Dengan terlambatnya penanaman padi, masa panen “bertumpuk” di awal tahun 2012. Produksi dalam jumlah besar diprediksi akan dimulai pada awal Maret, kemudian berlanjut hingga April 2012.

Endang menuturkan, produksi akan berlangsung secara bertahap. Pada Januari, produksi GKG mencapai 793.728 ton dengan luas panen 132.288 hektare, Februari 1.190.592 ton dengan luas panen Maret 1.190.600 ton dengan luas panen 198.450 hektare, April 1.267.200 ton dengan luas panen 211.200 hektare.
Target itu optimistis bisa tercapai, mengingat potensi gangguan terbilang tidak terlalu besar, termasuk cuaca. Curah hujan dinilai memadai untuk pengairan sawah.

Namun di sisi lain, dia mengatakan, tingginya curah hujan beberapa waktu terakhir bisa mengurangi hasil panen. Pasalnya, organisme pengganggu tanaman biasa datang ketika musim hujan. Maka dia meminta petani sekaligus mengawasi sawah mereka. Antisipasi dilakukan dengan penyiapan mulai dari kelompok petani hingga aparat desa di sentra produksi.

0 komentar:

Posting Komentar